oleh

Yonif 323 Raider/BP Bersama Brantas Kota Banjar, Salurkan Air Bersih

BANJAR, DIALOGRAKYAT–Komunitas Pencinta Motor Trail BRANTAS (Banjar Trail Andventure & Explore) bareng Yonif 323 Raider/BP,  lakukan kegiatan sosial dengan mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 12 ribu liter, Sabtu (13/7/209), kepada Warga yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang melanda di Dusun Cipantaran, Rt16,17 Rw 4 ,Desa Cibeureum, Kecamtan Banjar, Kota Banjar,Jawa Barat.

Ketua BRANTAS, H.Dian Sardiana mengatakan, kegiatan sosial seperti ini memang sudah menjadi agenda rutin di komunitas nya, terutama dalam memberikan batuan air bersih kepada warga masyarakat yang mengalami krisis air bersih di saat memasuki musim kemarau seperti sekarang.

“Ini sudah menjadi agenda rutin buat kami para pecinta motor trail, pada prinsipnya kami kelompok pecinta motor nu resep ulin tapi untuk urusan sosial lebih kami utamakan,” Kata H. Dian (13/7).

Menurut H. Dian bagi masyarakat yang memang membutuhkan batuan BRANTAS selalu siap membatu, bukan hanya batuan air bersih saja tapi dalam hal lain selama ada laporan.

“Kami siap membatu masyarakat yang memang perlu di bantu, selama ada laporan kami akan dengan senang hati membatu, “ungkapnya.

Sementara perwakilan dari masyarakat  Ujang Yahya Hidayatul Khoer selaku Kadus Dusun Cipantaran mengungkapkan rasa terima kasih atas batuan air bersih dari BRANTAS dan Yonif 323 Raider/BP, kepada warga nya yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau yang melanda wilayah nya.

“Saya selaku Kadus mangucapkan terimakasih atas batuan air bersih nya, karena memang saat ini kami warga masyarakat dusun cipantaran sangat membutuhkan nya,”Jelas Ujang.

Lanjut Ujang selama ini warga nya memenuhi kebutuhan air bersih, memangfaatkan sumber mata air yang jarak nya sekitar 500 sampai 1 kilometer.

“Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, kami harus berjalan kaki hingga sekitar 500 sampai 1bkilometer, kadang kadang kami membeli ke PDAM,”katanya.

Ujang berharap saluran air ke Desa Cibereun segera terselesaikan sehingga masyarakat tidak lagi kebingunan mencari air bersih di saat kemarau.(Johan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed