oleh

Sertu (K) Dhita Naibaho Ikuti Latihan Military Task Forces

JAKARTA, Dialograkyat–Pentingnya pemahaman akan kultur dan budaya masyarakat Lebanon, SEMPU UNIFIL mengirimkan Sertu (K) Dhita Naibaho untuk mengikuti pelatihan Military Task Forces.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL yang juga sebagai Komandan SEMPU UNIFIL, Letkol Cpm Sony Yusdarmoko di Lebanon Selatan, Minggu (20/7/2019).

Diungkapkan Dansatgas MPU Konga, kegiatan Military Task Forces ini diadakan oleh G5 Training Sektor Timur UNIFIL.

“Kegiatan yang dilaksanakan pada 15-17 Juli lalu dibuka oleh Komandan Sektor Timur UNIFIL, Brigjen Rafael Colomber Martinez Del Peral,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam sambutannya, Komandan Sektor Timur UNIFIL mengatakan, tujuan diadakannya latihan ini adalah agar para Peacekeeper yang sedang melaksanakan tugas dapat memahami kultur dan budaya masyarakat yang ada di wilayah Lebanon khususnya Lebanon Selatan.

“Pengetahuan ini penting dipahami para personel SEMPU UNIFIL untuk menunjang pelaksanaan tugas yang diberikan di daerah operasi,” ucapnya.

“Di daerah Lebanon, perlakuan terhadap masyarakat lokal terutama wanita dan anak-anak sangat sensitif. Karenanya, setiap Satgas dituntut harus mengetahui batasan perlakuan untuk menghidari Sexual Exploitation and Abuse (SEA) yang dapat merusak citra para Peacekeeper,” jelas Sony.

Bahkan tambah Sony, dalam penyampaiannya, Brigjen Rafael Colomber Martinez Del Peral mengharapkan, para perwakilan setiap Satgas ke depannya dapat menjadi Trainer bagi rekan – rekannya di Satgas masing-masing.

“Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan diskusi terkait kekerasan seksual dan gender yang kerap terjadi pada personel di daerah misi,” jelas mantan Dandenpom Solo ini.

Diskusi ini lanjutnya, agar para peserta lebih mengerti dan peduli langkah-langkah mengatasi serta mencegah bila terjadi tindak kekerasan pada wanita dan anak-anak,” tuturnya.

Kegiatan ini sambung Sony diikuti lebih dari 35 peserta dari 7 negara yang bertugas di wilayah Sektor Timur Lebanon.

“Selesai kegiatan ditutup dengan pemberian sertifikat pelatihan kepada para peserta seminar,” pungkasnya. (Diapenad).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed