oleh

Pemkab OKI Dinilai Kurang Merespon, Bangunan SDN 2 Rantau Lurus Ambruk

OKI | Dialog Rakyat | Momentum Hari pertama masuk sekolah pasca libur Idul Fitri 2022 menyisakan keprihatinan bagi siswa Sekolah Dasar Negeri 2 (SDN) Rantau Lurus Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan.

Sebab, Bangunan Sekolah Dasar Negeri 2 (SDN) ini ambruk, diduga karena angin puting beliung yang mengakibatkan 9 lokal rumah sekolah rata dengan tanah, adapun kejadian tersebut terjadi pada 12 April 2021.

Sangat disayangkan ambruknya SDN 2 Rantau Lurus ini diduga kurang mendapat tanggapan dari pihak Pemkab OKI dalam hal ini Dinas Pendidikan, DPRD OKI dan Wakil Bupati OKI. Dimana hal itu diungkapkan oleh kepala sekolah SDN 2 Rantau lurus, Amir Hamzah S.Pd.

Ia mengatakan bahwa benar SDN 2 tempatnya mengajar ambruk karena angin puting beliung. Adapun lokal yang ambruk sebanyak 9 lokal terdiri dari 6 lokal sekolah induk 3 lokal filial dan kejadiannya telah terjadi 1 tahun lalu.

”Benar ambruknya sekolah saya ini (SDN 2 Rantau Lurus) sudah 1 tahun ini, namun hal ini sudah kita beri tahu kepada Disdik OKI selain melalui telpon kita juga melayangkan proposal meminta bantuan pihak Disdik OKI, Wakil Bupati dan DPRD OKI sayangnya hingga kini belum juga mendapat tanggapan”,katanya..

Amir melanjutkan, bahwa dirinya selaku Kepala Sekolah langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak Disdik OKI serta melayangkan proposal untuk meminta bantuan agar segera diperbaiki. Proposal itu pun selain ditujukan untuk disdik OKI juga dikirimkan kepada Wakil Bupati OKI (H.Djakfar Sodiq) dan Ketua DPRD OKI (Abdiyanto) namun hingga hari ini 11 April 2022 belum juga ada tanggapan dari Pemkab OKI setelah 1 tahun berlalu.

Dirinya juga sudah melapor kepada kepala Disdik, Bapak Amin, akan tetapi beliau hanya menyuruh kami untuk bersabar dan berjanji akan memperbaikinya.

“Kita berharap kepada pihak pemkab OKI untuk dapat merespon hal ini karena jika seperti ini bagaimana kegiatan belajar dapat dilaksanakan secara nyaman dan layak,” harapnya.

Dikatakan Amir, pihaknya sangat berharap pihak pemkab OKI khususnya Dinas Pendidikan peka akan hal ini guna menjamin kegiatan belajar para anak didik kami mengingat sekarang telah memasuki kegiatan belajar secara tatap muka pasca dilonggarkannya dari pemerintah untuk belajar dan selesai libur pasca idul fitri, akunya sembari meminta pihak pemkab dapat membangun sekolah ini mengingat jumlah siswa yang banyak yakni 80 orang siswa dari kelas I hingga kelas VI. (Dp/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed