LAMPUNG | Dialog Rakyat | Sekelompok anak muda Pandawara mengajak warga untuk melakukan kegiatan bersih-bersih di Pantai Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, pada Senin, 10 Juli 2023, dihasilkan sebanyak 300 ton sampah, dengan 1.000 lebih orang dari berbagai elemen masyarakat Lampung.
Adanya kegiatan sosial yang digagas oleh Pandawara, diharapkan sebagai langkah masyarakat untuk peduli lingkungan sekitar setiap harinya, jangan membersihkan sampah bila terdapat momen-momen tertentu atau viral terlebih dahulu baru dibersihkan.
Tetapi, di tengah polemik sampah yang menggunung, justru tetap diminta sebagian besar nelayan untuk tak semuanya diangkut. Sebab, bagi mereka, sampah-sampah yang sudah menumpuk sejak belasan tahun lalu itu sudah menjadi landasan perahu.

Ketua Nelayan Pantai Sukaraja Maryudi (50) mengatakan, beberapa tahun lalu, garis bibir pantai sangat dekat dengan pemukiman. Namun karena sampah yang menumpuk, membuat garis bibir pantai bertambah sejauh 30 meter.
Karenanya, ia dan sebagian nelayan tak menyetujui jika semua sampah harus diangkut, karena mereka akan kehilangan landasan perahu.
“Iya, kita minta, jangan sampai habis. Karena, untuk landasan perahu juga. Cuma ini saja untuk landasan perahu mereka (nelayan) disini, dan khususnya untuk pesisir teluk ini hanya disini saja yang bisa buat landasan perahu,” ujarnya.






Komentar