JAKARTA | Dialog Rakyat | Baru-baru ini viral sebuah video yang diunggah oleh akun twitter @txtdrjkt memperlihatkan atap Stasiun Kereta Cepat Halim bocor di media sosial.
“Belum genap satu tahun kereta cepat halim sudah bocor,” tulis narasi dalam video tersebut.
Dalam video tersebut, terlihat air bocor dari bagian langit-langit stasiun tepat di depan tangga dan eskalator menuju area keberangkatan dan peron LRT.
Sementara itu, para warganet yang mengomentari cuitan tersebut menganggap bocornya atap Stasiun kereta Cepat Halim sudah seperti air terjun.
Terkait hal itu, Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan area pelayanan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta, berjalan normal dan berfungsi dengan baik meski hujan yang cukup tinggi terjadi pada Sabtu (4/10) malam di sekitar stasiun.
“Sejumlah gambar yang beredar di sosial media yang menunjukkan kondisi plafon stasiun bagian dalam mengalami kebocoran bukan di lokasi Stasiun Kereta Cepat Halim,” demikian disampaikan GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya di Jakarta, dilansir ANTARA, Senin (6/11).
Eva menyampaikan, sehubungan dengan tingginya intensitas hujan yang terjadi pada Sabtu, terdapat pemberitaan di sejumlah media sosial yang perlu diklarifikasi.
Adapun visual lain yang menggambarkan adanya limpahan air di sisi tangga, bukan berada di dalam stasiun namun di area luar lobby kedatangan sisi selatan.
Kondisi tersebut juga tidak mengganggu pelayanan karena masih ada area lain yang dapat dilalui penumpang untuk menuju area lobby drop off dan pick up.
Menurut dia, seluruh alur penumpang tetap berjalan normal tanpa kendala, serta operasional Kereta Cepat Whoosh tidak terdampak kejadian tersebut.
Sebagai langkah cepat, pada saat kejadian, KCIC telah berkoordinasi langsung dengan WIKA sebagai kontraktor pembangunan Stasiun Kereta Cepat untuk segera melakukan investigasi dan perbaikan area yang terdampak demi kenyamanan penumpang.
Eva mengatakan, KCIC memohon maaf jika ada ketidaknyamanan yang terjadi karena hujan lebat di sekitar area Stasiun Halim. (dbs)






Komentar