Narkoba Jaringan Aceh Senilai Rp1,6 Miliar di Musnahkan

JAKARTA | Dialog Rakyat | Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat memusnahkan empat jenis narkoba senilai lebih dari Rp1,6 miliar. Narkoba tersebut berasal dari pengungkapan jaringan bandar narkoba asal Aceh.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan ada empat tersangka yang ditangkap dalam kepemilikan barang haram tersebut. Yakni, AD, IR, MS, dan ZK.

“Kami melakukan penangkapan terhadap empat tersangka dengan barang bukti ganja seberat 27,8 kilogram, narkotika jenis sabu 1,5 kilogram, ekstasi 17 butir, termasuk narkotika jenis tembakau gorila sebanyak 8 gram,” kata Susatyo dalam konferensi pers di Kantor Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Desember 2023.

Susatyo menjelaskan penyalahgunaan narkoba sangat erat dengan berbagai aksi kekerasan. Salah satunya tawuran karena menimbulkan perilaku agresif bagi penggunanya.

Sementara itu, Kasat Narkoba AKBP Iver Son mengatakan penangkapan para tersangka bermula dari pengungkapan kasus ini oleh tim Satres Narkoba Polres Jakarta Barat.

Kemudian, pengembangan kasus dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Jakarta Timur, Bandung, dan Tangerang. Dari keempat bandar narkoba itu, polisi menemukan tiga bandar merupakan jaringan asal Aceh.

“Berdasarkan barang bukti sabu dan ganja yang disita tim, ada tiga yang menonjol sumber perolehan barang bukti, dari wilayah Aceh,” kata Iver.

Dengan gagalnya peredaran narkoba tersebut di wilayah Jakarta Pusat, polisi menyelamatkan masyarakat dari penggunaan narkoba sebanyak 117.225 jiwa.

Komentar