OKI, SUMSEL | dialograkyat.com – Kondisi Taman Bermain Skateboard yang terletak di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Perahu Kajang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), saat ini sangat memprihatinkan. Lapangan yang seharusnya menjadi tempat aktivitas bagi anak muda tersebut kini terbengkalai dan ditumbuhi semak belukar. Aset daerah yang semula dibangun untuk menunjang kegiatan olahraga ini justru tidak dimanfaatkan dan tidak dirawat oleh dinas terkait, sehingga terkesan hanya membuang-buang anggaran negara.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BARAK NKRI, Dedy Ardiansyah, menyoroti kondisi ini. Menurutnya, sejak pertama kali selesai dibangun hingga sekarang, lapangan skateboard tersebut tidak pernah dikelola dengan baik. Akibatnya, area tersebut kini lebih menyerupai lahan tak bertuan dibandingkan dengan fasilitas olahraga yang representatif.
“Seharusnya, jika pemerintah atau dinas terkait membangun fasilitas umum menggunakan dana negara, mereka juga harus menganggarkan biaya pemeliharaan. Namun yang terjadi justru sebaliknya, aset-aset ini dibiarkan begitu saja hingga rusak dan tidak bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dedy.
Ia juga menambahkan bahwa bukan hanya arena skateboard yang mengalami nasib serupa. Fasilitas olahraga panjat tebing yang ada di lokasi yang sama juga tampak lusuh, tidak terawat, dan jarang digunakan. Padahal, dua fasilitas olahraga ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas olahraga di kalangan masyarakat, terutama anak muda.
Selain itu, kondisi lingkungan sekitar GOR Perahu Kajang juga sangat memprihatinkan. Semak belukar tumbuh di berbagai sudut area, bahkan tangga-tangga menuju ke dalam gedung pun tertutup oleh rerumputan liar, sehingga sulit untuk dilewati. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberadaan anggaran pemeliharaan kebersihan lapangan di sekitar GOR tersebut.
“Tidak mungkin tidak ada anggaran untuk kebersihan dan pemeliharaan lapangan di sekitar GOR Perahu Kajang. Namun faktanya, kondisi saat ini menunjukkan seolah-olah tidak ada perhatian sama sekali dari pihak terkait,”tambah Dedy.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, terlihat bahwa GOR Perahu Kajang dan sekitarnya benar-benar dalam kondisi terbengkalai. Semak-semak tinggi dan rumput liar menutupi berbagai sudut area, mencerminkan ketidakpedulian pemerintah daerah terhadap aset-aset olahraga yang telah dibangun dengan dana publik.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk merawat dan mengelola fasilitas-fasilitas olahraga ini agar dapat digunakan kembali sebagaimana mestinya. (Muhtar k.a Ril Formaki)






Komentar