Ciamis | Dialograkyat.com— Kasus keracunan kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Kali ini, puluhan siswa SMP Pamarican, Desa Sukamukti, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG), Senin (29/9/2025).
Sebanyak 52 siswa terpaksa mendapatkan penanganan medis karena mengalami gejala mual, muntah, dan sesak napas. Wali kelas VIII C SMP 4 Pamarican, Yuni, membenarkan hal tersebut.
“Total ada 52 siswa yang mengalami gejala keracunan. Dua siswa dirujuk ke RS di Kota Banjar, 13 siswa dirawat di Puskesmas Pamarican, dua di Puskesmas Banjarsari, sementara sisanya ditangani di sekolah,” ungkapnya.
Menanggapi peristiwa ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, langsung meninjau ke lokasi. Ia mengimbau seluruh satuan pendidikan agar lebih berhati-hati dalam menerima dan mendistribusikan makanan bergizi gratis.
“Kami sudah menginstruksikan seluruh wali kelas untuk memantau perkembangan kondisi siswa, baik di SMP 4 Pamarican maupun sekolah lain yang menggunakan dapur yang sama,” tegasnya.
Erwan memastikan bahwa seluruh siswa yang mengalami gejala keracunan telah mendapatkan perawatan medis. “Mudah-mudahan besok para siswa sudah bisa kembali mengikuti kegiatan belajar,” pungkasnya. (Tabong)







Komentar