Letjen Iwan Setiawan Resmikan Monumen Jenderal Soedirman di Soreang Bertepatan dengan Hari Pahlawan

SOREANG | DialogRakyat.com — Kabupaten Bandung kini memiliki ikon baru berupa monumen patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berdiri megah di Jalan Bojong, yang kini resmi berganti nama menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Desa/Kecamatan Soreang.

Peresmian monumen tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan, yang sekaligus menjadi pemrakarsa pembangunan monumen. Hadir pula Kapolda Jabar, Ketua DPRD Jabar, Bupati Bandung Dadang Supriatna, jajaran Forkopimda, serta para tamu undangan.

Peresmian hari itu semakin semarak karena dihadiri ribuan warga Soreang dan sekitarnya yang sudah memadati area sejak pagi. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi untuk menyaksikan peresmian ikon baru kebanggaan Kabupaten Bandung tersebut.

Letjen TNI Iwan Setiawan, putra daerah Soreang, menyampaikan rasa syukurnya karena monumen ini akhirnya selesai dan dapat diresmikan tepat pada momen Hari Pahlawan Nasional.

“Saya lahir dan besar di Soreang. Sejak dulu saya sangat mengidolakan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berjuang gagah berani untuk kemerdekaan Indonesia,” ujar Letjen Iwan dalam sambutannya.

Menurutnya, Jenderal Soedirman merupakan sosok teladan yang konsisten mempertahankan prinsip dan semangat perjuangan, bahkan dalam kondisi kesehatan yang sangat terbatas.

“Beliau adalah Panglima Besar yang kiprahnya tak diragukan bagi bangsa ini. Dengan paru-paru hanya sebelah, beliau tetap memimpin perjuangan. Selama berjuang pun beliau selalu menjaga wudhu,” tambahnya.

Letjen Iwan menegaskan bahwa pembangunan monumen ini merupakan bentuk penghormatan kepada salah satu tokoh militer paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

Pada peresmian tersebut, rangkaian kegiatan sosial turut digelar, mulai dari pengobatan gratis, pembagian 8.200 paket sembako, paket makanan gratis, hingga pemberian suku cadang motor untuk pengemudi ojek online.

Letjen Iwan juga meresmikan penggantian nama Jalan Bojong menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Ia menambahkan bahwa dirinya berencana membangun satu monumen lagi, yakni Monumen Helikopter sebagai simbol kesiapan alutsista TNI dalam menjaga kedaulatan negara.

“Monumen ini kita rawat bersama. Ini simbol perjuangan dan kebanggaan bagi Soreang. Monumen dan jalan ini saya serahkan kepada Pak Bupati untuk dirawat ke depannya,” ujarnya.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Setiawan menyampaikan kebanggaannya atas inisiatif Letjen Iwan.

“Saya sangat bangga dan salut kepada putra terbaik Soreang yang begitu menghargai para pahlawan dengan mewujudkan monumen monumental ini di tanah kelahirannya,” ungkapnya. (Ths)

Komentar