Kab Bandung — dialograkyat.com Indeks Pembangunan Manusia(IPM) Kabupaten Bandung Naik 1,33 Persen sehingga menjadi 75,58 Persen,Kenakan tersebut salahsatunya dari Pajak yang dikelola oleh Bapenda.
Peran Pajak untuk Pembangunan sangat signifikan, terutama di tengah tekanan fiskal, Pajak menjadi penopang pembangunan Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan,dengan naiknya IPM para wajib pajak terus dukung pembangunan dengan membayar pajak tepat waktu,” Kata Bupati kepada Wartawan seusai mennghadiri Forum Perangkat Daerah Rancangan Rencana Kerja Bapenda tahun 2027 di Hotel Sutan Raja, Soreang.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Hermawan, mengatakan,Forum Perangkat Daerah dengan Rancangan Rencana Kerja Bapenda tahun 2027 dan High Level Meeting merupakan Percepatan dan perluasan digitalisasi Di Daerah Kabupaten Bandung,”Bapenda dalam mengelola pajak dapat tercermin dalam Indeks IPM Kabupaten Bandung yang setiap tahunnya mengalami peningkatan,”ujarnya.
Masih Kata Erwan, menurut dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung IPM tahun 2025 mencapai 75,58 atau tumbuh sebesar 1,33 persen dibanding tahun 2024. Hal tersebut meningkat karena menigkatnya animo masyarakat dalam membayar pajak.
“melalui Forum Perangkat Daerah ini, pihaknya berharap dapat memperoleh dokumen perencanaan kerja yang berkualitas antara lain melalui saran dan pertimbangan dari para pemangku kepentingan yang hadir, serta verifikasi oleh Bapperida, sebagai penyempurnaan rancangan kerja Bapenda tahun 2027,sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bapenda dituntut untuk terus meningkatkan kinerja penerimaan daerah melalui inovasi kebijakan, optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah, serta penguatan sistem administrasi dan pengawasan,” kata Erwan dalam sambutannya,”Kata Erwan.
Masih dikatakan Erwan,sejalan dengan kebijakan nasional dan arahan pemerintah dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah maka diperlukan komitmen bersama antara pemerintah daerah,Perbankan, serta pemangku dalam kepentingan lainnya, dalam mengimplementasikan elektronifikasi daerah (ETPD).
“Digitalisasi menjadi elemen penting dalam meningkatkan transparansi, akurasi data, kemudahan layanan kepada wajib pajak, serta mendukung peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan,” tandas Erwan.
Ditambahkan Erwan,High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi digital, pada sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah, integrasi sistem informasi, serta optimalisasi kanal pembayaran non-tunai.
Bapenda akan terus berupaya melakukan inovasi-inovasi baru ke depan, baik melalui intensifikasi dan ekstensifikasi maupun optimalisasi sistem digitalisasi penerimaan pajak daerah. Erwan mengakui berbagai upaya yang sudah dilakukan Bapenda dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah masih belum sempurna. Karena itu Bapenda tetap perlu dukungan dari semua pihak, khususnya dukungan dari para pemangku kepentingan.
“Kami berharap pada tahun 2026 dari semua upaya-upaya yang sudah kami lakukan, bisa terjalin keselarasan dan bisa seiring sejalan bersama-sama, untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas,” pungkas Erwan.






Komentar