KAB.BANDUNG | Dialog Rakyat | H. Tedi Supriadi, SPdi.MSI anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bandung melaksanakan reses di Gedung Serba Guna Desa Sukamukti pada Kamis (3/11/2022).
H. Tedi mengatakan, pada reses hari ini banyak kapasitas desa yang dibatasi untuk menentukan skala prioritas di Desa Pangauban.
“Di kelurahan terjadi kecemburuan sosial pada anggaran desa, itu perlu kita tinjau kembali regulasi seperti apa antara desa dengan Kelurahan” ujar H. Tedi.
Dirinya melanjutkan, contohnya di Kecamatan Dayeuh kolot, bantuan penangan covid 19 yang yang terkendala karena susahnya mencari dana di daerahnya sendiri.
Di Dayeuh Kolot yang merupakan kecamatan bencana di tahun 2020 -2021 yang tadinya anggarannya sempat mencapai 10 miliar sekarang turun menjadi 3,6 miliar dan ini harus menjadi bahan kajian.
“Untuk mengenai Dana Desa (DD), harus ada skala prioritas, kalau sekarang Bupati Bandung ada Bunga Desa, kami menyambut baik tapi pemilihan desanya selektif boleh bernuansa politik tapi jangan menjadi pokok karena ada yang lebih penting kebutuhan lain” lanjut H.Tedi.
Mengenai dana bergulir yang tadinya per RW diberikan 60 juta, tetapi di lapangan berbeda itu juga perlu dibahas dan dikaji ulang.
“Pada intinya kami selaku anggota DPRD Kabupten Bandung dari partai PAN ini akan menampung dan menyerap aspirasi lalu menyalurkannya sesuai tugas dan fungsinya” tutur H.Tedi. (Nur)













Comment