KAB BANDUNG | Dialograkyat.com – Pemerintah Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, mengikuti kegiatan sosialisasi program Jabar Caang 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan PT PLN (Persero) Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, juga disosialisasikan bantuan sambungan listrik (KWh Meter) kepada 418 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Desa Cihawuk. Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk memperluas akses listrik di daerah pedesaan dan terpencil melalui skema Listrik Desa (Lides).
Kepala Desa Cihawuk, Yaya Dores, menyambut baik pelaksanaan program ini. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PLN terhadap wilayah yang belum sepenuhnya teraliri listrik.
“Program ini sangat bermanfaat, khususnya bagi warga kami yang selama ini belum memiliki akses listrik. Dengan adanya bantuan sambungan KWh ini, warga bisa mengakses informasi, mengembangkan usaha rumahan, dan mendukung proses belajar anak-anak,” ujar Yaya Dores.
Masyarakat Desa Cihawuk pun menyambut program ini dengan antusias. Mereka merasa sangat terbantu dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan melalui program Jabar Caang.
Yaya Dores menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pelaksanaan Program Lides, mulai dari mekanisme pelaksanaan, kriteria penerima, hingga berbagai manfaat yang akan diperoleh warga.
Tentang Program Jabar Caang 2025
Program Jabar Caang 2025 merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan meningkatkan rasio elektrifikasi, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero), program ini menargetkan pemasangan sambungan listrik di 121.871 rumah tangga yang tersebar di 1.425 desa.
Menurut Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, Bambang Tirto Yuliono, hingga Triwulan III tahun 2024, tingkat elektrifikasi di Jawa Barat telah mencapai 99,99 persen. Namun, upaya terus dilakukan untuk menjangkau seluruh warga, terutama mereka yang berada di daerah terpencil.
“Tahun ini, melalui pendanaan dari APBD, kami mencanangkan penyambungan listrik untuk 3.403 rumah di 55 desa dan kelurahan di 18 kabupaten/kota. Kami juga sedang mempersiapkan program CSR Jabar Caang untuk menambah 1.500 sambungan listrik pada Triwulan II/2025,” ujar Bambang.
Dengan berbagai skema pendanaan seperti APBN, APBD, dan CSR, Pemprov Jabar berharap seluruh warga Jawa Barat bisa menikmati manfaat listrik secara merata demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup. (ths)













Comment