oleh

Pembangunan Jembatan Gantung di Pedamaran “Molor”

OKI, Dialograkyat– Sebagai alat transportasi masyarakat Pedamaran dan Cinta Jaya jembatan gantung yang dijanjikan pemerintah sampai saat ini belum ada realisasi untuk segera dibangun.

Dalam mewujudkan aspirasi masyarakat tidak seharusnya ada rasa kecewa yang sering di janjikan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Hal ini terjadi pada masyarakat Pedamaran Kabupaten Ogan Komering  Ilir (OKI). Pasalnya hingga saat ini perencanaan realisasi pembangunan jembatan gantung yang berlokasi di desa Pedamaran 1 Dusun 1 untuk jalur akses menyeberang ke desa Cinta Jaya hingga saat ini masih molor.

Perencanaan jembatan yang selama ini dijanjikan tersebut dianggap oleh masyarakat Pedamaran sudah rampung, sehingga pembangunan akan segera akan dimulai, namun hingga saat ini bangunan itu hanya sebuah harapan bagi masyarakat.

Menurut Yanto salah satu masyarakat “Jembatan gantung tersebut sangat penting bagi kami untuk mempercepat kegiatan sehari-hari, namun sampai saat ini cuma cerita yang kami dapat dan mengapa sampai saat ini belum terlaksana” ujarnya

Untuk saat ini masyarakat melakukan rutinitasnya mempergunakan perahu yang di sediakan oleh penjual jasa dan itu pun harus merogo kocek yang tidak sedikit membayar jasa penyeberangan.

“Kami mempergunakan jasa penyeberangan berkali kali dan itu sangat menanggung resiko jika air lagi naik , kami takut perahu yang kami tumpangi tengelam ” ungkapnya.

Yanto juga berharap kepada pemerintah untuk segera melaksanakan pembangunan jembatan tersebut karena saat ini kondisi air sudah mulai surut, karena jika air mulai dalam, kondisi sungai disini sangat deras dan menakutkan. katanya.

Ditempat terpisah salah satu organisasi Pemuda dan Masyarakat Sumsel (PMS) Naskah sangat menyayangkan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas terkait ”hendaknya pemerintah harus sosialisasi kapan terealisasinya jembatan tersebut karena masyarakat sangat mengharapkan jembatan gantung yang merupakan jalan penghubung dari desa ke desa sebagai pengganti jalan yang roboh beberapa waktu yang lalu”ungkapnya.

Dilain pihak kepala Dinas PU Bina Marga Kab OKI melalui salah satu pegawai Dinas terkait” Rifki” bahwa program tersebut bukan melalui dana APBD dan program tersebut milik Pusat “sampai sekarang kami belum mendapatkan informasi kapan jembatan tersebut akan direalisasi karena program itu milik pemerintah pusat jadi kami hanya menunggu kapan program tersebut dapat dijalankan””tandasnya. (Doni P)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed