oleh

Keahlian Khusus Wartawan Masa Kini

Era milenial saat ini sudah banyak yang ahli dalam bidang industri kreatif. Bukan hanya keahlian sebagian orang saja, melainkan berbagai bidang pekerjaan harus bisa menguasai ilmu kreatif. Salah satu nya ialah profesi wartawan. Wartawan zaman ini dengan wartawan zaman dulu tentunya berbeda dalam segi keahlian khusus. Wartawan zaman dulu kebanyakan hanya menulis artikel, berita, opini, dan tulisan-tulisan lainnya.

Sedangkan untuk wartawan saat ini, banyak dari mereka yang sudah ahli dalam ilmu kreatif, seperti ilmu desain grafis, komputer grafis, teknik fotografi. Dengan tiga hal tersebut, wartawan tidak hanya bisa menulis saja, tapi bisa juga memvisualisasikan dalam bentuk desain dan visual yang indah.

Desain Grafis

Alasan mengapa wartawan menguasai desain grafis ialah banyak wartawan memikirkan bagaimana caranya agar tulisan dia bisa dibaca oleh masyarakat. Tentunya ia akan berpikir dengan mengolah gambar dan tampilan yang unik di dalam tulisannya, sehingga terlihat indah.

Memang di dalam suatu perusahaan media sudah ada tim untuk mendesain tampilan, namun bukan berarti wartawan tidak boleh untuk menguasai ilmu desain grafis. Selain itu, desain grafis juga bermanfaat untuk memamerkan hasil karya tulisannya dipadu dengan tampilan yang menarik untuk memikat pembaca.

Komputer Grafis

Desain grafis dengan komputer grafis hampir tidak beda jauh. Hanya saja, untuk komputer grafis ini lebih luas objek yang digunakan dibandingkan desain grafis. Kalau desain grafis ia menghasilkan gambar dengan tulisan yang indah, sedangkan untuk komputer grafis bisa memvisualisasikan sebuah tulisan menjadi sebuah video.

Video saat ini salah satu bentuk media yang paling diminati oleh masyarakat. Di dalam video tersebut, selain memuat tulisan ditampilkan juga beberapa foto yang berkaitan dengan tulisan sehingga masyarakat bisa ikut merasakan dengan apa yang ditampilkan.

Tentunya hal itu akan membuat wartawan ingin menguasai ilmu komputer grafis ini. Mereka ingin hasil karya tulisan mereka banyak dilihat oleh masyarakat dalam bentuk yang lain.

Teknik Fotografi

Selain dua hal di atas, wartawan juga harus bisa menguasaiteknik fotografi. Dalam melakukan liputan atau mencari informasi, wartawan harus mengerti bagaimana ia mengambil foto untuk bisa melengkapi tulisannya. Foto yang diambil pun memiliki teknik dan unsur.

Dalam pengambilan foto, wartawan harus mempunyai gambaran foto apa yang akan ia ambil. Setidaknya, wartawan mesti melihat ke empat unsur dalam mengambil sebuah foto. Yaitu, pencahayaan, komposisi, sudut foto, dan momen.

Dari tiga keahlian khusus di atas, wartawan meski harus menguasai ilmu wartawan pada dasarnya. Seperti menulis, tata bahasa, pengejaan, dan lain-lain.
Kendati begitu, bagi yang tertarik ingin menjadi seorang wartawan, bisa didapat di bangku perkuliahan. Seperti jurusan-jurusan lainnya, jurusan khusus wartawan ini fokus dalam mempelajari ilmu-ilmu wartawan masa kini, seperti tiga keahlian khusus di atas. Di jurusan ini, tiga keahlian khusus di atas dapat dipelajari oleh mahasiswa.
Jurusan ini bisa didapat di Politeknik Negeri Jakarta, Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan (Jurnalistik), Program Studi Penerbitan (Jurnalistik). Di program studi, mahasiswa akan bukan hanya diberikan ilmu tentang menulis, membuat sebuah tulisan yang menarik. Tapi juga mendapatkan ilmu kreatif, seperti desain grafis, komputer grafis, dan fotografi.
Program studi ini juga sudah menghasilkan banyak lulusan yang bekerja di perusahaan-perusahaan media besar. Selain itu, berdasarkan penelitian Kemenristekdikti, Politeknik Negeri Jakarta berada di urutan 7 dari politeknik terbaik di Indonesia. (Abdul Hadi Anwar/Politeknik Negeri Jakarta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed