oleh

Disdik Jabar Imbau Guru dan Tenaga Kependidikan Tidak Panik dan Terapkan GERMAS

BANDUNG | Dialog Rakyat |  Menindaklanjuti perkembangan situasi penularan virus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang kasusnya sudah terkonfirmasi muncul di Indonesia, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, telah mengeluarkan Surat Edaran No 443/2748-Set.Disdik tanggal 3 Maret 2020 yang ditujukan kepada seluruh Kepala Cabang Dinas I-XIII dan Kepala Dinas Pendidikan seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Menurut Kepala Disdik Jabar Dewi Sartika, terkait antisipasi penyebaran virus COVID-19, inti surat edaran(SE) tersebut yaitu mengimbau seluruh kepala satuan pendidikan agar tidak panik, tetap tenang, siaga dan menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Baca Juga  Pengabdian ke Masyarakat, UNJA Sebar Program PINTAR

“Para kepala satuan pendidikan, agar tidak panik, tetap tenang, menyelenggarakan kegiatan belajar seperti biasa, namun tetap waspada,” tegas Kadisdik Jabar, Dewi Sartika , di Bandung, Selasa (3/3/2020).

Untuk itu, Dewi meminta kepada seluruh kepala satuan pendidikan, para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta para peserta didik agar senantiasa menerapkan Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat.

Baca Juga  UIN SGD Gelar Upacara "Sarung" Peringatan Hari Santri 2019

“Diantaranya makan dengan gizi seimbang dan memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, rajin berolahraga dan cukup istirahat, menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta senantiasa mencuci tangan dengan sabun, usai beraktifitas,” tuturnya.

Selain, Dewi juga mengimbau para GTK dan peserta didik untuk menggunakan masker dan menutup mulut saat batuk, minum air putih 8 gelas perhari, memakan makanan yang dimasak sempurna, serta bila demam merasa sesak nafas, agar segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga  UIN SGD Bandung dan Disdik Sumedang Gelar Pelatihan Hot-Lab Bagi Guru Fisika

Dewi juga meminta agar peran Usaha Kesehatan Sekolah dan Madrasah (UKS/M) dioptimalkan dalam mengedukasi seluruh GTK dan peserta didik untuk senantiasa menjalankan pola hidup Germas, untuk mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19.

“Yang juga penting adalah senantiasa berdoa dan meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Mahakuasa, agar kita semua terhindar dari virus Covid19, ” pungkasnya. (hms/dd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed