Dialog Jabar

Sebelum Pelantikan Kades Langkapsari, BUMdes Bumelasari Musawarahkan Penarikan Aset.

×

Sebelum Pelantikan Kades Langkapsari, BUMdes Bumelasari Musawarahkan Penarikan Aset.

Sebarkan artikel ini

CIAMIS | Dialog Rakyat | Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Bumelasari, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, mengelar rapat laporan pertanggungjawaban tahun angaran 2017 sampai 2020 di Aula Desa Selasa 26/01/2021.

Laporan pertangungjawaban tersebut, di hadiri Pjs Kepala Desa Jajang Nurjaman ,Kepala Desa terpilih H. Rusyana, serta tokoh masyrakat, dan Karang Taruna, Perangkat Desa, dan Lembaga Desa lainya.

Kepla Desa Jajang Nurjaman, yang juga sebagai Komisaris BUMdes mengatakan, hari ini telah di laksanakan evaluasi tentang kepengurusan dan Laporan Pertangungjawaban BUMdes Bumelasari mulai tahun angaran 2017 samapai 2020.

“Yang dimaksudkan,untuk meningkatkan kapasitas kepengurusan BUMdes,pengeloaan keuangan dari desa baik itu dari Dana Desa (DD) ataupun yang lainnya, dengan cara menyampaikan kepda masyarakat dan mencari solusi perkembangan BUMdes kedepanya mau bagaimna,”jelasnya.

Dari hasil evaluasi ini untuk sementara akan adanya penarikan aset BUMdes atau pemutihan bagi kelompok yang tidak berkembang, akan adanya repisi atau evaluasi kelompok apakah mau di lanjutkan atau tidak, sehingga di simpulkan akan adanya pemutihan tentang pengalokasian dana kepada kelompok usaha.”jelasnya.

Sementara itu Adam, Selaku Badan Pengawas BUMdes menambahkan, Dari hasil pengawasan di tiap tiap kelompok,adanya beberapa kelompok usaha yang tidak berjalan,maka dari  itu semua aset kelompok akan di tarik dulu,tapi kalau yang kelompoknya masih  bejalan akan kita tambah lagi permodalannya ,”paparnya.

“Dari 6 kelompok usaha cuma ada 2 kelompok yang masih berjalan yatu kelompok Pasir salam yang menjalankan usaha di bidang Sapu lidi ,dan kelompok Mayang Arum yang melakukan usaha di bidang ternak Domba jelasnya.. 

“Tetapi berdasarkan hasil musyawarah rencana kedepannya, semua aset BUMdes akan di tarik terlebih dulu, baik itu dari anggaran Dana Desa (DD) maupupun Bantuan Propinsi (Banprov), hal tersebut dikarnakan ada kelompok yang usahanya tidàk berjalan ,bukannya untung tapi malah rugi, oleh karna itu jelas tidak menambah pendapatan asli daerah (PAD) jelas Adam… 

“Masih kata Adam, Sedangkan untuk saat ini aset yang udah  di tarik baru mencapai 25 peresen dari total anggaran BUMdes sebesar Rp 200 juta.kami targetkan semua aset BUMdesa akan beres di tarik sebelum Kades Terpilih H. Ujang Rusmayana dilatik, jelasnya…

“Sementara itu Tokoh Masyarakat Dianopa  mengatakan, dari hasil akhir laporan pertanggungjawaban hasilnya tidak memuaskan,jelasnya..

“Selain dengan tidak hadirnya ketua Bumdes, pengurus, serta anggota mau ada hasil bagai mana, orang yang mau di mintai pertanggunjawabanya juga tidak hadir,”Kesalnya

“Yang jelas, lanjut Dianopa, kami setuju dengan adanya penarikan aset, dari semua kelompok usaha,kami akan menunggu hasil akhir dari pengawas BUMdesa.”Jelasnya. (Tobong-Kaswanto)

Comment