Dialog Sumsel

Sudah Patroli dan Operasi, Aksi Balap Liar Tetap Butuh Peran Aktif Masyarakat

×

Sudah Patroli dan Operasi, Aksi Balap Liar Tetap Butuh Peran Aktif Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kasatlantas Polres Pagaralam AKP Herman Ahiri SH MM

PAGARALAM | Dialog Rakyat | Modifikasi sepeda motor dengan menggunakan knalpot racing saat ini masih cukup banyak. Hal ini dilakukan supaya tunggangan menjadi tampak lebih sangar.

Akan tetapi, keputusan tersebut banyak menuai dampak negatif seperti, suara lantang, emisi gas buang yang jadi lebih bahaya karena perputaran mesin tidak stabil dan boros bahan bakar bensin. Hingga pada akhirnya, mesin juga jadi cepat rusak.

Tak hanya itu kerugian dari menggunakan knalpot bukan standar pabrikan tersebut juga dapat terkena hukuman pidana yakni kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250.000, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2002 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Kasatlantas Polres Pagaralam AKP Herman Ahiri SH MM,mengakui untuk di Pagaralam masih ada pengendara yang menggunakan knalpot racing atau tidak standar Pabrikan. Dengan itu pihaknya akan berupaya untuk melaksanakan giat operasi penertiban knalpot racing dan aksi balap liar serta pelanggaran lalu lintas lainya yang dapat merugikan si pengendara sendiri maupun masyarakat banyak.

Terutama menjelang Bulan ramadhan, sebab dari laporan warga tiap kali bulan puasa terutama di minggu pertama banyak pengendara yang ngabuburit dengan melakukan aksi kebut-kebutan, dengan itu pihaknya bakal rutin melaksanakan patroli dan operasi guna menjaga ketertiban saat bulan puasa,” ujarnya, Selasa (16/3/2021).

Namun, Ia juga mengharapkan dalam penertiban terkait knalpot racing dan aksi kebut-kebutan tersebut masyarakat harus juga ikut berperan aktif, terutama jika hal ini terjadi di lingkungannya.

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk cepat melapor jika melihat atau dilingkunganya kerap dijadikan tempat aksi balap liar maupun aksi pengendara yang meresahkan,” jelasnya.

Seperti yang terjadi di alun-alun utara Kota Pagaralam pihaknya sudah menerima laporan jika lokasi ini kerap dijadikan tempat kebut-kebutan sehingga membuat warga sekitar resah. (hms/ssi)

Comment