PALEMBANG | Dialog Rakyat | Berdalih khilaf, M Nur Antoni (56) warga Jalan PSI Kenayan, Kecamatan Gandus Palembang, nekat menebaskan parang panjang ke tetangganya sendiri Dodi Pranata (30), hingga mengenai tiga jarinya. Masing-masing jari manis, kelingking dan jari tengah.
Akibatnya pelaku harus mendekam di balik teruji besi Polsek Gandus Palembang usai diamankan Unit Reskrim Polsek Gandus Palembang di tempat persembunyiannya beberapa waktu lalu usai kejadian.
Kapolsek Gandus AKP Kusyanto SH didampingi Iptu Andrian Novalezi mengatakan, bahwa pelaku melakukan aksi itu bersama anaknya berinisal RJ, yang masih dalam pengejaran.

“Orang tua dan anak ini menyerang tetangganya sendiri yang terjadi pada 31 Oktober 2021 lalu. Dari keterangan pelaku korban sempat menangkis serangan menggunakan tangan hingga harus kehilangan jarinya,” ujarnya, Senin (22/11).
Menurutnya tindak penganiayaan disertai kekerasan yang dilakukan bapak anak ini hanya dilatarbelakangi ketersinggungan karena korban yang merupakan pedagang memberikan harga rokok yang lebih mahal.
“Atas ulahnya kita jerat pelaku dengan hukuman penjara diatas lima tahun dan dari tangan pelaku kita turut mengamankan parang panjang yang digunakan pelaku dalam aksinya,” katanya.
Sementara itu, pelaku Antoni mengaku terbawa emosi setelah anaknya bercerita kepadanya. “Saya khilaf, tapi yang menebaskan parang hingga jari korban putus ke korban itu anak saya yang masih belum tertangkap,” tutupnya.
Komentar