Berita Daerah

H.Tedi Supriadi Laksanakan Reses di Dayeuh Kolot

×

H.Tedi Supriadi Laksanakan Reses di Dayeuh Kolot

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PAN, Tedi Supriadi. (nurjanah/dialog)

KAB.BANDUNG | Dialog Rakyat | Anggota DPRD Kab Bandung dari Partai Amanat Nasional (PAN), H.Tedi Supriadi,S.Pdi.,M.Si, masa sidang III tahun 2022 mengadakan reses di Aula kantor Desa Dayeuh Kolot Kecamatan Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung.

Acara ini dihadiri konstituen PAN dan juga peserta reses lainnya.

Di awal acara Tedi mengatakan, bahwa dari sekian pertanyaan yang muncul dari peserta reses yang hadir, sangat tidak mungkin untuk menjawab semuanya, maka dari itu kami menyediakan lembar aspirasi untuk ditulis yang nantinya lembar tersebut akan langsung diinput ke sekwan.

Ia melanjutkan, setelah itu aspirasi akan disalurkan ke Bappeda lalu diteruskan ke OPD dan SKPD terkait.

Dalam perealisasiannya, aspirasi berhubungan langsung dengan ketersediaan anggaran serta regulasi yang menggiring kesana, contoh konkretnya seperti Musrenbang jangan sampai tumpang tindih.

“Harus sinergis dalam arti jangan sampai tumpang tindih antara aspirasi yang masuk ke dewan dengan Musrenbang. Mungkin aspirasi tendensinya merupakan tambal sulam yang tidak ter-cover dalam Musrenbang, harapan saya mudah-mudahan reses ini membawa barokah”

Pada reses kali ini, Tedi lebih mengutamakan silaturahmi karena anggota dewan sudah lama tidak bisa bertemu dengan konstituennya dikarenakan berbagai macam kendala seperti Pandemi Covid-19. Maka dengan kelonggaran sekarang ini dirinya mengucap syukur dapat bertatap muka secara langsung.

Disinggung masalah banjir, Tedi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi dan berkoordinasi dengan BBWS Citarum melalui Pesan singkat maupun via aplikasi Whatsapp.

“Banyaknya pembangunan kolam-kolam retensi oleh lanjutan, mengakibatkan daerah bencana rusaknya infrastruktur” ungkapnya.

Tedi menyarankan, “Untuk daerah Dayeuh Kolot di tahun-tahun berikutnya akan lebih ditekankan kepada Sarana Air Bersih (SAB) karena dilihat hasil Musrenbang Kecamatan Dayeuh Kolot sangat miris, yang biasanya anggaran mencapai 7 sampai 10 Miliar sekarang hanya 3 Miliar” pungkasnya. (Nurjanah/edit:red)

Comment