oleh

Jalan Rusak Ditanami Singkong, Fraksi Golkar OKI: Masyarakat Lebih Kreatif Daripada Pemerintah

OKI SUMSEL | Dialog Rakyat | Jalanan rusak memang masih ditemui di beberapa lokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Kondisi seperti itu kadang bikin emosi karena sering mencelakakan pengendara yang lewat. Banyak orang yang terganggu kemudian menyampaikan kritikan dan protes. Ada yang anarkis ada juga yang kreatif seperti yang dilakukan oleh warga Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI.

Warga setempat menanami jalan penghubung Desa Pagar Dewa menuju Desa Sodong Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI dengan pohon singkong. Menyikapi hal itu, Ketua Fraksi Golkar OKI, Muhammad Akbar menilai masyarakat setempat lebih kreatif daripada pemerintah.

“Saya menilai masyarakat lebih kreatif daripada pemerintah karena mungkin mereka sudah berapa kali menyampaikan terkait kondisi jalan tersebut untuk diperbaiki, namun seperti yang kita lihat dari pemberitaan, jalan itu tidak pernah disentuh oleh pemerintah,” ungkap Akbar, Rabu (21/9/2022).

Padahal, lanjut Akbar, mereka itu masih masyarakat kabupaten OKI. Mereka punya hak menyampaikan aspirasi, mereka juga berhak mencicipi anggaran-anggaran pemerintah. Mereka juga berhak menerima kebijakan-kebijakan pemerintah yang bisa disalurkan ke desa atau kecamatan tersebut dan sebagai wakil rakyat tentu kita sangat prihatin dengan apa yang dilakukan masyarakat, sampai-sampai harus menanam singkong itu.

“Saya sebagai ketua fraksi Golkar OKI meminta pemerintah harus berlaku adil. Jangan mentang-mentang di daerah tersebut tidak mendukung pemerintah saat ini pada kontestasi politik lalu, masyarakat disana jadi tidak tersentuh, Jangan!,” serunya.

Menurut Akbar, pemerintah harus memberikan pelayanan yang adil terhadap seluruh masyarakat kabupaten OKI khususnya. Politisi Partai Golkar tersebut juga merasa kecewa terhadap kinerja Pemkab OKI dalam merencanakan anggaran dan pelaksanaannya. Harusnya, kata dia, ada skala prioritas dalam penentuan anggaran untuk yang bersifat kepentingan umum.

“Harapan kami kepada pemerintah, ini harus cepat teratasi. Apalagi berdasar berita yang beredar di media berdasarkan keterangan masyarakat setempat, jalan tersebut belum sama sekali disentuh oleh pemerintah,” tegasnya.

Dilansir dari tribunnews.com, jalan penghubung Desa Pagar Dewa menuju Desa Sodong Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ditanami pohon singkong oleh warga setempat.

Aksi ini merupakan bentuk protes masyarakat terhadap kerusakan jalan yang sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan tak kunjung diperbaiki.

Menurut warga, jalan yang rusak dan berlumpur tersebut memiliki panjang lebih dari 10 kilometer. Akibat jalan rusak, tidak sedikit pengendara roda dua terjatuh saat melintas.

Bahkan dalam kurun waktu satu bulan terakhir jalan akses ini sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan roda empat atau mobil. (Muhtar.K.A)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.