jAKARTA | Dialog Rakyat | Program vaksinasi HPV gratis untuk anak perempuan yang duduk di kelas 5 dan 6 SD disampaikan Kemenkes pada Selasa kemarin (23/5). Kemenkes menyatakan, mulai tahun ini program tersebut akan berlaku di seluruh Indonesia. Sebagai konteks, program vaksin HPV gratis untuk anak perempuan sudah dimulai pada 2022, namun hanya di 8 provinsi.
Nantinya para anak perempuan yang berhak menerima vaksin akan menjalani vaksinasi di sekolah mereka. Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, vaksin juga tersedia di faskes seperti puskesmas.
HPV adalah virus yang menjadi penyebab kanker leher rahim (serviks) dan sejumlah kanker lain, seperti kanker dubur, vagina, vulva, dan mulut, serta penyakit kutil kelamin.
Dilansir dari Alodokter, HPV bisa menular lewat kontak kulit, termasuk lewat hubungan seksual. Pemberian injeksi vaksin HPV berpotensi mencegah infeksi virus ini berkembang menjadi kanker.
Virus HPV sebenarnya menyerang perempuan dan laki-laki, namun perempuan diprioritaskan mendapatkan vaksinasi HPV karena dampak pencegahannya lebih efektif.
Waktu terbaik melakukan vaksinasi HPV adalah di usia 9-14 tahun sebelum seseorang aktif secara seksual. Vaksin diberikan dua kali dengan jarak 6-12 bulan.
Pada perempuan dewasa, selain mengakses vaksin ini, juga amat disarankan melakukan pemeriksaan (screening) HPV lewat tes IVA, pap smear, ataupun tes HPV DNA.
Program penggratisan vaksin HPV untuk anak-anak ini merupakan bagian dari peningkatan layanan kanker di seluruh Indonesia. Rilis Kemenkes menyebut, kanker adalah penyakit pembunuh no. 1 di Indonesia.













Comment