Kab Bandung – dialograkyat.com – Tarya Witarsa Anggota DPRD dari Praksi Partai PKB menilai, Dadang Supriatna layak untuk kembali terpilih menjadi Bupati Bandung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024.
Menurut Dia,Calon Bupati Bandung Dadang Supriatna sangat layak untuk kembali memimpin Kabupaten Bandung.
“Kalau dari kelayakan Dadang Supriatna(DS) sebagai Bupati Bandung itu sudah tidak harus dipertanyakan lagi,” kata H Tarya saat ditemui di ruang Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Soreang, Selasa (8/10/2024).
Dijelaskan Dia,dari sisi pengalaman, mulai dari Ketua RT, RW, kepala desa, anggota DPRD Kabupaten Bandung dua periode dan DPRD provinsi, kemudian pengalaman di KNPI dan segala macam, bagi Kang DS sudah tidak diragukan lagi.
“Belum lagi ditunjang dengan pendidikan yang sangat mumpuni. Sehingga kapasitas dan kapabilitas Kang DS untuk memimpin Kabupaten Bandung sangat layak tak perlu dipertanyakan lagi,”Jelas Dia.
Masih Kata Dia,hari ini kang DS diusung dan didukung oleh mayoritas partai, termasuk dukungan potensi lainnya atau instrumen lainnya yang banyak, yang saat ini sama-sama sudah bergerak untuk memenangkan kang Dadang Supriatna di Pilbup Bandung.
“Kami yakinkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung mau milih yang mana lagi, apalagi bila mengaca bahwa beliau ketika menjabat sebagai Bupati Bandung–meski tidak tamat lima tahun atau hanya 3,5 tahun, tapi sudah mendapat capaian yang maksimal yang sudah dirasakan masyarakat. Boleh ditanya kepada masyarakat, kalau semua berani berkata jujur kalau lompatan-lompatan yang dilakukan oleh Dadang Supriatna sebagai Bupati Bandung hari ini sangat luar biasa yang tidak pernah terjadi oleh bupati sebelumnya,”Katanya.
Dia juga memprediksi dan merasa optimis pangsangan nomor urut dua Bedas Lanjutkan akan memperoleh suara signifikan,bila persentasi partisipasi masyarakat dalam menentukan pilihannya yang datang ke TPS mencapai 80-85 persen, potensi raihan suara nomor urut dua diharapkan bisa memperoleh 75 persen suara sesuai yang ditargetkan.
“Kami memiliki target minimal 75 persen untuk kemenangan Paslon nomor urut dua,” tuturnya.
Ditambahkan Dia, target raihan suara sebesar itu selain didukung suara partai yang solid selama ini–sesuai potensi yang dimiliki masing-masing partai pengusung, juga potensi suara partisipasi masyarakat di luar partai pengusung.
Kendati Demikian,Dia juga mengakui adanya sebagian kader pengusung yang pindah haluan dengan membawa konstituennya sedikit banyak akan berpengaruh. Tapi sejauh mana pengaruhnya terhadap pengikutnya.
“Pasti sedikit banyak ada pengaruhnya, cuma untuk kemampuan seseorang membawa konstituen dari satu tempat ke tempat lain seberapa besar pengaruhnya, karena mereka tidak akan serta merta bisa ikut pindah. Artinya bagaimana kita mampu agar pasukan kita lebih solid,” ucapnya.
Dia juga menghimbau, agar masyarakat Kabupaten Bandung dalam mengghapai Pilkada 2024 baik pemilihan gubernur atau bupati jangan sampai terjadi gontok-gobtokan, saling ejek, saling menjelekan.
“Semuanya punya hak menentukan pilihan sebagai warga negara, tapi dalam menentukan pilihan ukurannya rasionalitas, bisa membaca orang per orang atau tokoh pertokoh yang layak untuk memimpin baik untuk Jawa Barat atau Kabupaten Bandung, yang menjadi pilihan kita sebagai warga negara yang baik. Tentunya mereka maju di pilkada memiliki visi misi yang disampaikan sebagai bahan pertimbangan masyarakat,” imbau Tarya menutup perbincangannya.(Hamid)







Komentar