Stimulus Ekonomi Mandek, Rafael Situmorang Soroti Lambatnya Realisasi APBD dan APBN

BANDUNG | dialograkyat.com – Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan kepada masyarakat kurang mampu, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok seperti beras. Salah satu langkah yang diambil adalah pendistribusian bantuan bagi warga terdampak bencana.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Rafael Situmorang, meninjau langsung pembagian beras untuk warga di RW 06, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Rafael menyoroti kondisi ekonomi yang sedang tidak stabil. Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, lambatnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi faktor utama tersendatnya perputaran ekonomi di daerah.

“APBD dan APBN belum juga direalisasikan dengan alasan efisiensi anggaran. Akibatnya, stimulus ekonomi mandek dan masyarakat semakin terbebani,” ujarnya.

Rafael menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya membantu masyarakat semaksimal mungkin. “Kami sudah berbuat sebisa mungkin untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana, DPP Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) PDI Perjuangan turut menyediakan mobil laundry bagi warga terdampak banjir. “PDI Perjuangan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan bantuan,” kata Rafael.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan anggaran agar roda perekonomian kembali berjalan dan masyarakat bisa mendapatkan bantuan yang lebih optimal. (Adip/Elvin)

Komentar