PANGANDARAN, Dialograkyat.com – Proyek pembangunan jalan menuju Embung Cijapati di Desa Bojongsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, menjadi sorotan publik. Proyek yang berada di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy tersebut diduga menggunakan material batu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, Kamis (4/6/2026), pembangunan jalan tersebut memiliki panjang sekitar 140 meter dengan lebar 1 meter. Namun, saat dikonfirmasi terkait nilai anggaran proyek, sejumlah pekerja mengaku tidak mengetahui besaran dana yang digunakan.
“Kami tidak tahu anggarannya,” ujar salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai transparansi proyek, terutama terkait sumber pendanaan dan nilai anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Selain itu, sejumlah pihak juga menyoroti kualitas material yang digunakan. Material batu yang dipasang di lokasi diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang semestinya diterapkan pada proyek infrastruktur di bawah pengawasan BBWS Citanduy.
Jika dugaan tersebut terbukti, kualitas konstruksi jalan dikhawatirkan tidak optimal dan berpotensi mengurangi manfaat yang diharapkan bagi masyarakat.
Upaya konfirmasi kepada pelaksana lapangan proyek, Yanto, hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan material maupun informasi anggaran proyek.
Embung Cijapati sendiri memiliki peran penting sebagai sarana penunjang pengairan dan pengendalian air bagi masyarakat sekitar. Karena itu, akses jalan menuju lokasi embung dinilai perlu dibangun dengan kualitas yang baik agar dapat mendukung fungsi infrastruktur tersebut secara maksimal.
Warga juga menyoroti kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) embung yang dibangun sebelumnya dan dilaporkan mengalami kerusakan. Hal itu menambah perhatian masyarakat terhadap kualitas pekerjaan konstruksi di kawasan tersebut.
Masyarakat berharap BBWS Citanduy maupun pihak pelaksana proyek dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait anggaran, spesifikasi teknis material, serta mekanisme pengawasan pekerjaan guna memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Masluh)










Komentar