PALI | Dialograkyat.com – SD Negeri 3 Penukal di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, hingga saat ini baru menerima 32 siswa baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah terhadap minimnya jumlah peserta didik baru.
Fenomena serupa juga dialami sejumlah sekolah dasar negeri lainnya di wilayah Desa Air Itam dan Desa Air Itam Timur, seperti SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Penukal, yang turut mengalami penurunan jumlah pendaftar.
Kepala SD Negeri 3 Penukal, Feranika, S.Pd., mengatakan rendahnya minat masyarakat mendaftarkan anak ke sekolah tersebut dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya kondisi sarana dan prasarana sekolah yang belum mendapatkan pembangunan maupun renovasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Di sini banyak orang tua yang mempertimbangkan kondisi sekolah. Bangunannya memang masih layak digunakan, tetapi sampai sekarang belum ada pembangunan maupun renovasi yang signifikan,” ujar Feranika saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, sekolah juga menghadapi persaingan dengan sekolah lain di sekitar yang memiliki fasilitas dan bangunan yang lebih representatif sehingga lebih diminati masyarakat.
Selain itu, penerapan SPMB secara daring turut menjadi kendala bagi sebagian calon peserta didik. Banyak orang tua yang mengalami kesulitan saat melakukan pendaftaran karena tidak memiliki telepon genggam maupun akses internet yang memadai.
“Banyak orang tua datang langsung ke sekolah karena tidak bisa mendaftar secara online dan tidak memiliki HP. Akhirnya proses pendaftaran kami bantu dari sekolah. Sampai saat ini jumlah siswa yang mendaftar baru 32 orang, termasuk yang mendaftar langsung ke sekolah,” katanya.
Feranika menjelaskan, pada tahun ajaran sebelumnya sekolah tersebut menerima 45 siswa baru. Sementara itu, sebanyak 45 siswa kelas VI telah menyelesaikan pendidikan dan lulus pada tahun ini.
“Tahun lalu jumlah siswa baru 45 orang dan sebagian besar berasal dari lingkungan sekitar Desa Air Itam,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap jumlah pendaftar masih dapat bertambah sebelum masa penerimaan siswa baru berakhir. Selain itu, dukungan pemerintah dalam peningkatan sarana dan prasarana sekolah dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik sekolah di tengah persaingan antar satuan pendidikan. (jon)






Komentar