JAKARTA | Dialog Rakyat | Tingkat polusi udara Jabodetabek udah 2 hari ini masuk tingkat mengkhawatirkan. Aplikasi pemantau kualitas udara, Nafas Indonesia, merekam skala kualitas udara yang dihirup setiap jamnya di beberapa wilayah di Indonesia.
Data dari aplikasi ini tentang kualitas udara di wilayah Jabodetabek pada Senin, 26 Juni, tercatat bahwa level PM2.5 rata-rata berada 14 kali di atas rekomendasi paparan tahunan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 ug/m3.
Nafas Indonesia mengklasifikasi kualitas udara berdasarkan angka PM dan warna menjadi enam. Warna hijau adalah skala 0-12.0 yang menunjukkan kualitas udara baik.
Warna kuning dengan angka 12.1-35.4 menunjukkan kualitas udara moderate. Warna oranye dengan angka 35.5-55.4 kualitas udara buruk untuk kelompok sensitif (lansia, ibu hamil, bayi).
Warna merah dengan rate angka 55.5-150.4 menegaskan kualitas udara yang tidak sehat. Warna ungu dengan angka 150.5-250.4 kualitas udara sangat tidak sehat. Dan terakhir angka partikular lebih dari 250.4 menunjukkan kualitas udara berbahaya untuk dihirup.

Masyarakat diimbau buat cek kualitas udara di lokasi tempat tinggal sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Jangan sampe kena dampak buruk akibat paparan udara yang nggak sehat. (dbs)













Comment