PALI | dialograkyat.com – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskomtaper) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai hari, Senin hingga Rabu (21-23 /10/2024) bertempat di Palembang.
Acara tersebut, bertujuan untuk memperkuat kompetensi jurnalistik di kalangan OPD, sehingga mampu menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dikesempat itu, Kepala Diskomtaper PALI, Khairiman, SPt MSi, mengapresiasi partisipasi aktif perangkat daerah dalam kegiatan Bimtek ini.
“Hal ini merupakan komitmen nyata dalam mengembangkan kompetensi jurnalistik yang sangat penting dalam mendukung tugas dan fungsi di pemerintahan PALI, ujarnya.
Bimtek ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas penyajian informasi, memperkuat peran media, dan membangun kesadaran publik melalui informasi yang edukatif.
“Dalam dunia yang dinamis ini, dikatakan Khairiman, kemampuan mengolah dan menyampaikan berita secara faktual serta memegang teguh etika jurnalistik menjadi krusial,” tuturnya.
Khairiman berharap, para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu dari para narasumber, tidak hanya dalam aspek teknis penulisan, tetapi juga dalam menjunjung tinggi etika jurnalistik, imbuhnya
Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) PALI, Kartika Yanti, SH MH, yang mewakili Bupati PALI, Dr. Ir. H. Heri Amalindo, MM mengatakan, bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah PALI untuk mewujudkan transparansi, akuntabilitas dan keadilan dalam komunikasi publik.
“Bimtek ini penting untuk memperkuat kapasitas sumber daya komunikasi pemerintah di era digital ini, di mana informasi menyebar dengan sangat cepat, kualitas dan integritas berita harus dijaga agar publik mendapatkan informasi yang benar,” unngkapnya.
Peserta selama kegiatan, diajak untuk mempelajari berbagai aspek penting dalam jurnalistik, mulai dari public speaking, komunikasi efektif, ekosistem media, hingga teknik audio-visual kreatif dan kemampuan menulis dalam konteks pemerintahan. (Jon)













Comment