Dialog Sumsel

Liputan Kunjungan Kapolri Dibatasi, Wartawan di Kab.OKI Kecewa

×

Liputan Kunjungan Kapolri Dibatasi, Wartawan di Kab.OKI Kecewa

Sebarkan artikel ini

OKI SUMSEL | Dialog Rakyat | Wartawan di OKI sampaikan kekecewaannya karena Liputan Kunjungan Kapolri dibatasi.

Peliputan untuk kunjungan Kapolri di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di batasi, kesan ini menimbulkan pertanyaan ada apakah gerangan?

Wartawan OKI meminta Kapolri menunjukkan komitmennya untuk melindungi kebebasan pers, seperti amanat Undang Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Hak wartawan untuk menjalankan profesinya dilindungi dan dinyatakan secara jelas dalam UU Pers. Padahal disaat pidatonya pada Hari Pers kemaren Kapolri imengatakan bahwa Pers merupakan garda terdepan. Akan tetapi mengapa ketika kunjungan Kapolri di OKI ini peliputan pers malah dibatasi.

Menurut penjelasan dari Ganda Manik Kasih, humas polres OKI, dirinya menjelaskan bahwa itu bukan keinginan polres OKI, tetapi itu perintah dari Polda dan tadipun sudah ada lagi perintah untuk tidak ada media yg masuk, hanya spripim Mabes dan Spripim Polda.

“Kami meminta maaf dengan tidak mengurangi rasa hormat, karena untuk media OKI hanya boleh 6 perwakilan dan kita sudah rembuk tadi ke 6 rekan kita tersebut, untuk selanjutnya dilakukan swab” jelas Kasih humas Polres OKI.

Mengenai keluh kesah beberapa media yang tidak beleh meliput kegiatan vaksinasi massal di perahu kajang ketua persatuan wartawan OKI  (forwaki) M. Dihin Nur membuka pembicaraan.

“Sangat disayangkan, pada momentum yang penting  ini awak media tidak diperbolehkan meliput, yang menjadi pertanyaan, media di OKI ini ada ratusan, tapi mengapa hanya ada 6 saja yang diperbolehkan?” ungkapnya. (Team)

Comment