PALEMBANG | Dialog Rakyat | Mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, RT 20 Kelurahan 3/4 Ulu Kecamatan SU 1 gelar pengajian bersama Pemuda Palembang.
Kegiatan pengajian dan ceramah agama juga diikuti oleh warga dan masyarakat sekitar yang mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh khidmat dan kebahagiaan.
Dalam kesempatan ini Ketua RT 20 Nover Andika, mengatakan bulan Suci Ramadhan yang indah dan didambakan itu telah menghampiri kita meskipun kondisi saat ini, di tengah wabah virus corona yang membuat seluruh dunia berduka.
“Maka tibanya hari-hari istimewa di mata sang pemilik, menjadi kabar gembira bagi siapapun yang mengetahui keistimewaannya,” jelasnya.
Dilanjutkan Nover, bulan Ramadhan merupakan bulan rahmah, bulan maghfirah, bulan berkah, bulan sabar, bulan Qur’an, bulan sedekah, bulan pendidikan untuk orang-orang yang beriman.
“Dengan datangnya bulan puasa amal ibadah kita dilipat gandakan pahala dari setiap amalan yang dikerjakan di dalamnya,” jelas dia.
Nover juga mengatakan kita saling ingat mengingatkan bagi para pemuda terkhusus RT 20 untuk senantiasa mempersiapkan diri secara maksimal. Meluruskan dan menguatkan niat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan 1442 H ini, agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
“Mari kita tinggalkan semua perbuatan dan hal-hal yang bisa membuat kita berdosa di hadapan Allah SWT,” ajaknya.
Diterangkannya, ibadah puasa jangan dijadikan alasan mengurangi kinerja karena rasa lapar dan dahaga, akan tetapi jadikanlah ibadah puasa sebagai dorongan untuk meningkatkan produktivitas.
“Karena setiap amal baik yang kita laksanakan pada bulan suci Ramadhan dinyatakan sebagai ibadah yang mendapat pahala yang besar di sisi Allah SWT,” tutur Pak Rt.20
Dalam kesempatan yang sama, Penceramah Ustadz Kgs Farhan Al Kodri menyampaikan bahwa ibadah yang dilakukan dibulan sya’ban antara lain puasa sunnah, membaca Al-Qur’an dan memperbanyak mengucap sholawat.
“Selain itu, sebaiknya sebelum menjalankan ibadah puasa, kita mesti saling memaafkan untuk membersihkan jiwa dari segala dosa yang terjadi akibat adanya kesalahan dan kekhilafan sepanjang saling berinteraksi sebagai sesama hamba Allah SWT,” pungkasnya singkat.













Comment