DPRD PALI Desak Evaluasi Program Makan Gratis Usai Puluhan Siswa SD Keracunan

PALI | dialograkyat.com – Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis pada Senin (5/5/2025). Kejadian ini langsung mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten PALI, Jon Herizal, A.Md.

Menanggapi insiden tersebut, Komisi I DPRD PALI mendesak pemerintah pusat dan Badan Gizi Nasional untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program makan bergizi gratis yang merupakan salah satu program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Program makan bergizi gratis merupakan inisiatif yang sangat baik, namun harus dipersiapkan secara matang agar tidak menimbulkan dampak negatif seperti yang terjadi hari ini,” tegas Jon Herizal.

Ia menekankan bahwa program ini menyangkut kesehatan anak-anak bangsa, sehingga tidak boleh ada celah yang mengancam keselamatan mereka.

“Ini bukan sekadar program makan siang biasa. Ini menyangkut nyawa dan masa depan anak-anak kita. Bukannya gizi yang mereka dapatkan, justru penyakit yang menyerang. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya dengan nada prihatin.

Jon juga menyoroti peran strategis Badan Gizi Nasional sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program, terutama dalam hal pengelolaan dapur dan distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

“Badan Gizi Nasional harus memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dan komprehensif, mulai dari pemilihan bahan makanan, proses memasak, hingga distribusi ke sekolah. Semua harus dijamin higienis dan aman,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Jon Herizal menyampaikan bahwa Komisi I DPRD PALI bersama seluruh anggota DPRD akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami mendesak pihak berwenang untuk segera mengusut penyebab keracunan ini dan memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan medis yang maksimal,” pungkasnya. (Jon)

Komentar