Berita Daerah

Kurangi Sampah Plastik, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Gagas Gerakan Parlemen Bawa Tumbler.

×

Kurangi Sampah Plastik, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Gagas Gerakan Parlemen Bawa Tumbler.

Sebarkan artikel ini

KAB BANDUNG – dialograkyat.com
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie Rahayu Fauzi,.S.H.,menggagas gerakan “Parlemen Bawa Tumbler” sebagai langkah nyata DPRD Kabupaten Bandung dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan Pemerintahan.

“Saya meyakini bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas masyarakat,tetapi harus dimulai dari lembaga pemerintahan sebagai contoh nyata,”ujarnya.

Masih Kata Ketua DPRD,Melalui gerakan ini, kami ingin membangun budaya baru yang lebih peduli terhadap kebersihan, keberlanjutan, dan masa depan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

“Semoga gerakan ini dapat meluas ke seluruh perangkat daerah, institusi, hingga masyarakat luas,”Mari bersama-sama mengurangi sampah plastik dan membiasakan langkah kecil yang berdampak besar bagi bumi yang kita cintai untuk alat minum gunakan tumbler,Ia juga menghimbau agar para anggota DPRD bisa membawa tumbler,”tuturnya.

Dijelaskan Hj Renie,Menggunakan tumbler tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan keuntungan langsung bagi penggunanya, seperti menghemat pengeluaran harian, menjaga suhu minuman lebih lama, mencegah paparan zat kimia berbahaya, serta memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan mudah,manfaat penggunaan tumbler,tentunya akan menghemat pengeluaran bagi pecinta kopi bisa membawa sendiri dari rumah karena suhu minuman terjaga dengan baik.

“Kelebihan tumbler dilengkapi teknologi insulasi (double-wall vacuum), terbuat dari material food-grade (seperti stainless steel), dan tumbler berkualitas terbebas dari zat kimia berbahaya seperti BPA, berbeda dengan botol plastik sekali pakai yang berisiko meleleh jika terkena panas,ini merupakan sebuah upaya mendukung gaya hidup sehat. Sekaligus membantu dalam mengurangi jumlah sampah pelastik,”Pungkas Hj Renie.(Hamid)

Penulis: RedaksiEditor: Hamid Hardiana

Comment