PALI | Dialog Rakyat | Setelah melalui perhelatan demokrasi yang cukup ketat, Desa Gunung Raja Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akhirnya memiliki Kepala Desa yang baru. Dari hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Gunung Raja, Warni ungguli dari lawannya.
Selain Desa Gunung Raja, Kabupaten PALI juga melaksanakan Pildes serentak di 17 Desa di lima Kecamatan yaitu Kecamatan Tanah Abang, Kecamatan Penukal, Kecamatan Abab, Kecamatan Talang Ubi dan Kecamatan Penukal Utara pada Rabu (05/07/2023) kemaren.
Dari 908 surat suara, Hasil penghitungan pemilihan Kepala Desa Gunung Raja, diantaranya nomor urut 01. Bery Susanto, sebanyak ( 341 suara ), nomor urut 02. Leswanto sebanyak ( 152 suara ) dan nomor urut 03. Warni memperoleh suara sebanyak ( 403 suara ) dan 12 surat suara dinyatakan tidak sah. Dari hasil suara terbanyak Warni merai mutlak.
Sementara kepala Desa terpilih Warni, ketika ditemui usai pemilihan ditempat kediamannya, Kamis (06/07/2023), mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas partipasinya sehingga pelaksanaan pilkades berjalan dengan baik.
“Terpilihnya saya sebagai kepala Desa bukanlah merupakan prestasi, namun melainkan sebuah tanggung jawab yang diamanatkan kepada saya, sehingga amanat itu harus dijalankan dan dipertanggung jawabkan dengan sebaik baiknya, oleh karena itu saya mohon doa restu serta dukungan dari seluruh warga masyarakat agar nantinya saya bisa menjadi pemimpin yang baik yang bisa mensejahterakan warga”ujar Warni.
Ditambah Warni, marilah kita bersatu bersama-sama menyongsong semangat baru Desa Gunung Raja, yang siap mengabdi untuk masyarakat Desa Gunung Raja.
Sekaligus Ucapan terima kasih kepada seluruh Masyarakat, Relawan Sobat, dan Sanak Family atas bantuan dan jeri payahnya. dan Untuk Tim pesaing kami minta maaf jika selama perhelatan Pilkades ini ada gesekan, ada perbuatan yang tidak menyenangkan, dan ada perkataan yang menyinggung perasaan. Ini hanyalah dinamika politik, dan cukup sampai disini. Jangan ada lagi isu-isu tentang Pilkades yg diangkat, mari kita redam bersama agar suasana lebih kondusif lagi kedepan.
Setelah ini kita tidak ada lagi kiri, tengah, kanan, 1, 2, dan 3. kita sekarang adalah Satu. Satu Rumpun, Satu Keluarga, dan Satu Desa (Desa Gunung Raja). mari kita bangun bersama-sama Desa yang kita cintai ini agar lebih maju lagi kedepannya, untuk kepentingan kita bersama.
Warni juga mengajak, seluruh elemen masyarakat Desa Gunung Raja untuk melupakan perbedaan. menurutnya dalam pemilihan ada yang menang dan ada juga yang kalah, namun tujuan kita sama yakni untuk membangun Desa Gunung Raja yang lebih baik.
“Saatnya menyatukan langkah karena tanpa doa restu dan dukungan, mustahil saya akan berhasil menjadikan Desa ini kedepan akan lebih baik,” ajak Warni.(Jon)






Komentar