PALI | Dialograkyat.com— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Rapat Paripurna ke-14 dengan agenda penyampaian pandangan umum anggota DPRD atas nama fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Senin (3/11/2025)
Rapat yang berlangsung di ruang Paripurna DPRD PALI tersebut dihadiri pimpinan dan anggota dewan, Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji, SH, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi yang telah memberikan pandangan konstruktif dan komprehensif terhadap rancangan APBD 2026. Ia berharap, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan secara serius setiap masukan yang disampaikan.
“Kami harap pemerintah daerah dapat mengakomodasi berbagai pandangan fraksi agar arah pembangunan Kabupaten PALI semakin jelas dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar H. Ubaidillah.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD PALI juga menyinggung isu nasional terkait pemotongan anggaran yang terjadi secara merata di seluruh daerah di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat basis Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pemotongan anggaran ini bukan hanya terjadi di Kabupaten PALI, tapi di seluruh Indonesia. Hal ini harus menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih mandiri dan tidak bergantung penuh pada dana bagi hasil dari pusat,” tegasnya.
Melalui rapat paripurna ini, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten PALI menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam memastikan APBD 2026 disusun dengan prinsip efisiensi, ketepatan waktu, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat. (Jon/Adv)













Comment